Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang tergabung dalam program Mahasiswa Berdampak terus menunjukkan peran aktif dalam membantu pemulihan pascabencana banjir di berbagai wilayah Sumatera. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus kontribusi langsung mahasiswa bagi masyarakat terdampak.
Bersama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, mahasiswa melaksanakan aksi kemanusiaan di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. Kegiatan difokuskan pada aspek kesehatan dan sosial, seperti layanan pemeriksaan kesehatan, edukasi masyarakat, serta pendampingan bagi warga dalam masa pemulihan pascabencana.
Sementara itu, kolaborasi lintas fakultas juga dilakukan bersama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dalam aksi serupa di Aceh Tamiang. Kegiatan ini menitikberatkan pada dukungan edukasi, pemulihan psikososial, serta penguatan kapasitas masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.





Mahasiswa Fakultas Pertanian juga berkolaborasi melalui HIMAGRI, HIMAGRO, dan HIMATIF dalam kegiatan di Desa Mekar Sawit, Kecamatan Sawit Seberang. Program yang dijalankan mencakup sosialisasi, posyandu dan cek kesehatan, pelatihan pembuatan briket serta kerajinan dari lidi sawit, digitalisasi UMKM desa, hingga penanaman bambu dan pohon durian sebagai upaya keberlanjutan lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Sinergi lintas fakultas ini menunjukkan bahwa mahasiswa UMSU tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang hadir langsung di tengah masyarakat. Melalui berbagai program yang menyentuh aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan, kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus membangun ketahanan masyarakat pascabencana.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan aksi nyata mahasiswa dapat memberikan dampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera yang terdampak bencana.

