• id
    • ar
    • en
    • id
Fakultas Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Fakultas Pertanian
    • Tujuan dan Sasaran Fakultas
    • Pimpinan
    • Daftar Dosen
  • Program Studi
    • Agribisnis
      • Berita
    • Agroteknologi
      • Berita
    • Teknologi Hasil Pertanian
      • Berita
  • Jadwal
    • Jadwal Perkuliahan
    • Jadwal UTS & UAS
  • Mahasiswa
    • Seminar Proposal
    • Seminar hasil
    • Sidang
    • Pendaftaran Program KKNT
    • Pendaftaran Program Wirausaha
    • Pendaftaran Program Magang
    • Surat Permohonan
    • Pengajuan Judul Penelitian
    • Pengajuan Transkrip Nilai
    • Praktik Kerja Lapang (PKL)
  • Alumni
    • Web UMSU
    • Jurnal
  • ICoSA
  • Moringa Center (Pusat Studi Kelor)
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Fakultas Pertanian
    • Tujuan dan Sasaran Fakultas
    • Pimpinan
    • Daftar Dosen
  • Program Studi
    • Agribisnis
      • Berita
    • Agroteknologi
      • Berita
    • Teknologi Hasil Pertanian
      • Berita
  • Jadwal
    • Jadwal Perkuliahan
    • Jadwal UTS & UAS
  • Mahasiswa
    • Seminar Proposal
    • Seminar hasil
    • Sidang
    • Pendaftaran Program KKNT
    • Pendaftaran Program Wirausaha
    • Pendaftaran Program Magang
    • Surat Permohonan
    • Pengajuan Judul Penelitian
    • Pengajuan Transkrip Nilai
    • Praktik Kerja Lapang (PKL)
  • Alumni
    • Web UMSU
    • Jurnal
  • ICoSA
  • Moringa Center (Pusat Studi Kelor)
No Result
View All Result
Fakultas Pertanian
No Result
View All Result

Gejala-Gejala Tanaman yang Kekurangan Unsur Hara

Admin UPT by Admin UPT
7 March 2022
in Edukasi
0
Gejala-Gejala Tanaman yang Kekurangan Unsur Hara
0
SHARES
418
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

FAPERTA UMSU–Sebagai Kampus Terakreditasi A sekaligus Kampus Terbaik di Medan SUMUT, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memiliki Fakultas yang mumpuni keadaan Indonesia sebagai negara yang miliki banyak wilayah pertanian yaitu Fakultas Pertanian (FAPERTA). Sebagai salah satu bahasan di dunia pertanian “Unsur Hara” memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Terdapat beberapa gejala tanaman yang kekurangan unsur hara, yaitu:

Gejala-gejala tanaman jika kekurangan unsur Nitrogen (N) yaitu:
1. Proses tumbuh tanaman berjalan dengan lambat sehingga menyebabkan tanaman kurus dan kecil.
2. Daun tumbuh dengan warna hijau kekuningan, kecil dan tegak. Sedangkan daun yang sudah tua akan berwarna hijau muda kemudian berubah menjadi kuning dan layu.
3. Jika tanaman sempat berbuah makan pertumbuhan buahnya juga tidak maksimal. Buah akan tumbuh kecil, cepat masak dan mudah rontok degan sendirinya.

Gejala-gejala tanaman jika kekurangan unsur Phosfor (P) yaitu:
1. Semua daun yang tumbuh akan berubah warna menjadi lebih tua dan kebanyakan terlihat merah mengkilap.
2. Pinggiran daun, cabang dan batang akan tumbuh dengan warna merah keunguan yang nantinya akan berubah berwarna kuning dan akhirnya layu.
3. Bila tanaman berbuah makan buahnya akan tidak tumbuh dengan maksimal, kualitasnya juga tidak baik dan cepat masak.
Gejala-gejala tanaman jika kekurangan unsur Kalium (K) yaitu:

1. Kondisi daun akan muncul bercak merah kecoklatan kemudian daun akan mengering dan mati. Daun tua akn mengalami pengerutan dan kering.
2. Sedangkan untuk kondisi buah akan tumbuh tidak maksimal, kualitass tidak baik, kecil, tidak berbuah banyak dan tidak tahan simpan

Gejala-gejala tanaman jika kekurangan Magnesium (Mg) adalah :
1. Terkhusus kondisi daun, daun tua akan rusak dan tidak berhasil dalam pembentukan klorofil sehingga aka nada bercak cokelat, daun yang awalnya berwarna hijau akan berubah warna menjadi kuning dan pucat. Daun juga akan mudah mengering dan mudah mati.
2. Kualitas biji yang tumbuh akan kurang baik.

Gejala-gejala tanaman yang kekurangan Kalsium (Ca) adalah :
1. Pinggiran daun akan mudah berubah warna menjadi kuning karena cholosis yang nantinya akan menular ke bagian tulang daun.
2. Perakaran yang kurang sempurna akan mengakibatkan kuncup muda mudah mengalami kematian. Bila ada daun yang tumbuh maka akan mengalami perubahan warna dan beberapa jaringan pada daun akan mati.

Gejala-gejala tanaman jika kekurangan Belerang/Sulfur (S) yaitu:
1. Kondisi daun muda warnanya akan berubah menjadi hijau muda, warna tidak merata, sedikit mengkilap dan keputihan serta warnanya berubah menjadi kuning kehijauan.
2. Proses pertumbuhan lama, kecil, kurus dan batangnya pendek

Gejala-gejala tanaman jika kekurangan Klor (Cl) yaitu:
1. Kondisi daun sedikit keriput
2. Proses pemasakan buah berjalan lama
3. Tanaman kurang produktif

Gejala-gejala tanaman jika kekurangan Zat Besi (Fe) yaitu:
1. Daun muda akan mengalami perubahan warna yaitu kekuningan.
2. Proses pertumbuhan tanaman seakan berhenti sehingga daun tidak kokoh (berguguran) dan pada akhirnya tanaman tersebut mati.

Gejala-gejala tanaman jika kekurangan unsur Mangan (Mg) yaitu:
1. Proses tumbuh tanaman lama dan tanaman tumbuh tidak maksimal sehingga tanaman kecil.
2. Untuk di beberapa tempat, jaringan daun akan mati dan daun berwarna merah kekuningan

Gejala-gejala tanaman jika kekurangan unsur Tembaga (Cu) yaitu:
1. Proses tumbuh tanam terhambat terutama pada tanaman jeruk dan sayur-sayuran.
2. Bentuk ujung daun tidak merata, rusak dan layu.

Gejala-gejala tanaman jika kekurangan unsur Seng (Zn) yaitu:
1. Kualitas daun menjadi tidak baik, mengalami perubahan warna menjadi kekuningan dan kemerahan (terutama pada daun tua). Daun juga akan berlubang, mengering dan akhirnya mati.
2. Proses tumbuh tanaman terganggu, tanaman kecil, ruas-ruas batang akan memendek, daun tumbuh kecil dan mengumpul (resetting), adanya nekrosis, klorosis pada daun-daun muda serta intermerdier.

Gejala tanaman yang kekurangan unsur Boron (B) yaitu:
1. Adanya gejala klorosis dari tepi daun, daun layu, kering dan mati
2. Daun muda akan tumbuh kecil, kuncup mati dan memiliki warna hitam
3. Khusus untuk tanaman jagung, kekurangan unsur boron menyebabkan tongkol tidak berbiji.

Gejala-gejala tanaman jika kekurangan unsur Molibdenum (Mo) yaitu:
1. Terjadi perubahan warna pada daun, daun keriput dan kering
2. Proses tumbuh tanam akan terhenti sehingga menyebabkan tanaman mati

Tags: FAPERTAFAPERTA UMSUUNSUR HARAUNSUR HARA MAKROUnsur Hara Mikro
Previous Post

Hidroponik

Next Post

Tanah Latosol : Ciri, Jenis, Manfaat, dan Berasal Dari?

Next Post
Tanah Latosol

Tanah Latosol : Ciri, Jenis, Manfaat, dan Berasal Dari?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By Categories

  • Agenda
  • Agribisnis
  • Agroteknologi
  • Berita
  • Edukasi
  • fakultas
  • Info Akademik
  • Info Penting
  • Kegiatan Mahasiswa
  • Moringa Center
  • Opini
  • Prestasi
  • Teknologi Hasil Pangan
  • Uncategorized
  • Video
umsu-kampus-terbaik-di-medan

Kampus Utama

Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238
Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

Kampus Kedokteran

Jl. Gedung Arca No. 53 Medan 20217
Sumatera Utara, Indonesia
Telp. 061-7350163, 7333162
Fax.061-7363488

Kampus Pascasarjana

Jl. Denai No. 217, Medan, Sumatera Utara
Telp : 061-88811104

© 2022 UMSU - Unggul Cerdas Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Fakultas Pertanian
    • Tujuan dan Sasaran Fakultas
    • Pimpinan
    • Daftar Dosen
  • Program Studi
    • Agribisnis
      • Berita
    • Agroteknologi
      • Berita
    • Teknologi Hasil Pertanian
      • Berita
  • Jadwal
    • Jadwal Perkuliahan
    • Jadwal UTS & UAS
  • Mahasiswa
    • Seminar Proposal
    • Seminar hasil
    • Sidang
    • Pendaftaran Program KKNT
    • Pendaftaran Program Wirausaha
    • Pendaftaran Program Magang
    • Surat Permohonan
    • Pengajuan Judul Penelitian
    • Pengajuan Transkrip Nilai
    • Praktik Kerja Lapang (PKL)
  • Alumni
    • Web UMSU
    • Jurnal
  • ICoSA
  • Moringa Center (Pusat Studi Kelor)

© 2025 Faperta UMSU.