Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berdiri tahun 1974, salah seorang pelopornya adalah Prof.Dr.Ir.Sayed Umar, MS, kemudian bersama rekan dari Fakultas Pertanian Universita Sumatra Utara (USU) yaitu Ir.H.Dartius, M.S, yang sampai saat ini masih aktif memberi kuliah dan bimbingan pada mahasiswa pertanian UMSU. Pada tahun yang sama Fakultas Peternakan juga berdiri namun karena minimnya jumlah mahasiswa yang mendaftar kemudian berintegrasi ke dalam Fakultas Pertanian. Selanjutnya pada tahun 1976 terbit Surat Tanda Terdaftar Nomor 4 tahun 1976 dari Koordinator Kopertis Wilayah I atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sampai tingkat Sarjana Muda pada Jurusan Ekonomi Pertanian.

Tahun 1977 Fakultas Pertanian UMSU mengasuh tiga jurusan yaitu Sosial Ekonomi Pertanian (SEP), Agronomi (AGR) dan Proteksi Tanaman yang dikukuhkan dengan Piagam Pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah Nomor 018/III-SU77/79 tanggal 06 Ramadhan 1979 bertepatan 30 Juli 1979 yang dikeluarkan oleh Majlis Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang kemudian tahun 1977 ini dinyatakan sebagai tahun berdirinya Fakultas Pertanian UMSU.

Kemudian pada tanggal 22 Januari tahun 1981 status TERDAFTAR untuk Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian (SEP) disahkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan R.I. Nomor 017/0/1981.

Jurusan Agronomi dan Proteksi Tanaman setelah berubah menjadi Jurusan Budidaya Pertanian (BDP), dan Hama Penyakit Tumbuhan (HPT) memperoleh status TERDAFTAR dengan Keputusan Mendikbud Nomor 0607/01/1984 tertanggal 29 Nopember 1984. Pada tahun akademik tersebut juga telah dilaksanakan Sistem Satuan Kredit Semester (SKS) yang berlaku bagi semua mahasiswa Fakultas Pertanian UMSU.

Pada tahun 1986 keluar keputusan Mendikbud RI Nomor 0387/0/1986 tentang Penataan Kembali Penyesuaian Jalur, Jenjang dan Program Pendidikan Serta Nama Unit / Fakultas / Jurusan / Program Studi Status Terdaftar pada Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah I, sehingga Fakultas Pertanian UMSU dengan ketiga jurusannya berubah menjadi Jurusan Budidaya Pertanian (BDP) dengan Program Studi Agronomi, Jurusan Hama Penyakit Tumbuhan (HPT) dengan program studi Hama dan Penyakit Tumbuhan, dan Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian (SEP) dengan program studi Sosial Ekonomi Pertanian, untuk jenjang Strata-1 (S1).

Tahun Akademik 1987/1988 Fakultas yang dikomandoi oleh seorang pekerja keras putera Kualuh yang pernah memimpinan perusahaan perkebunan milik pemerintah Sumatera Utara **Ir.H.M.Yunus Ritonga** ini membuka jurusan baru yaitu Jurusan Teknologi Pertanian dengan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP). Status TERDAFTAR diperoleh tanggal 30 Mei 1989 melalui Keputusan Mendikbud R.I. Nomor 031/0/1989.

Barulah dengan keputusan Mendikbud R.I. Nomor 042/O/1990 tertanggal 17 Januari 1990, dan Nomor 0318/O/1991 tertanggal 11 Januari 1991 menyatakan Jurusan Budidaya Pertanian, Sosial Ekonomi Pertanian, dan Hama dan Penyakit Tumbuhan mempunyai status DISAMAKAN.

Pada tahun yang sama terbit keputusan Mendikbud R.I. Nomor 0235/0/1991 tertanggal 01 Mei 1991 untuk status DIAKUI bagi Jurusan Teknologi Pertanian dan akhirnya berkat rahmat Allah SWT serta hasil kerja keras seluruh sivitas akademika Fakultas Pertanian UMSU yang dipimpin guru besar Faperta USU

**Prof.Dr.Ir.Zulkifli Lubis, M.App, Sc**, maka Jurusan Teknologi Pertanian dengan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian memperoleh status DISAMAKAN dari Dirjen DIKTI RI dengan Keputusan Nomor 443/Dikti/Kep/1995 tertanggal 03 Nopember 1995.

Tahun akademik 1995/1996, kurikulum Fakultas Pertanian UMSU bagi semua program studi disesuaikan dengan Kurikulum Nasional Program Sarjana Ilmu Pertanian, maka program studi Budidaya Pertanian berubah kembali menjadi Program Studi Agronomi sedangkan jurusan lainnya tetap sebagaimana biasa.

Seiring dengan perubahan kebijakan pemerintah yang meniadakan peringkat status perguruan tinggi swasta dari status konvensional seperti selama ini (dengan memakai peringkat terdaftar, diakui dan disamakan) dan kemudian menggantinya dengan model akreditasi (terakreditasi dan tidak terakreditasi), maka Fakultas Pertanian UMSU telah mengikuti program akreditasi tersebut pada tahun 1998/1999.

Kemudian pada tahun akademik 1998/1999 semua program studi di Fakultas Pertanian yang pernah dipimpin seorang apoteker dan dosen PNS dpk Koopertis **Drs.Syafrinal M.Si** ini telah TERAKREDITASI sesuai keputusan BAN-PT Depdikbud R.I No. 001/BAN-PT/Ak-I/VIII/1998 tanggal 11 Agustus 1998 untuk Program Studi Agronomi, Nomor 020/BAN-PT/Ak-IV/VIII/2000 untuk program studi Hama dan Penyakit Tumbuhan, Nomor 024/BAN-PT/Ak-IV/IX/2000 untuk program studi Teknologi Hasil Pertanian dan Nomor 022/BAN-PT/Ak-IV/VIII/2000 untuk Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian dimana semua program studi tersebut memperoleh status akreditasi B.

Selanjutnya lima tahun kemudian diadakan reakreditasi untuk keempat program studi dan Fakultas yang dipimpin **Ir.Mhd.Buchari Sibuea, MSi** memperoleh hasil yang cukup menggembirakan dimana semua program studi memperoleh nilai akreditasi B dari BAN PT melalui Surat Keputusan BAN PT Depdiknas RI Nomor 12/BAN-PT/Ak-VII/S1/IV/2004 dan Penataan SK Dirjen Dikti Nomor 026/BAN-PT/Ak-IX/S1/I/2006.

Sehubungan dengan masyarakat peminat Fakultas Pertanian yang sedikit, sejak tahun 2005 jumlah mahasiswa pertanian terus menurun dan pada T.A 2006/2007 hanya 20 orang untuk 4 (empat) prodi yang ada, karenanya kebijakan Universitas dalam rangka efisiensi maka mahasiswa yang baru terdaftar sebagai mahasiswa pertanian UMSU tersebut dimasukkan dalam 2 prodi saja (8 mahasiswa prodi agronomi, dan 12 mahasiswa prodi SEP/agrobisnis) serta semua prodipun hanya dilola oleh ketua tanpa sekretaris prodi. Alhamdulillah seiring dengan perjalanan waktu, tahun berikutnya T.A 2007/2008 mahasiswa baru Fakultas Pertanian UMSU meningkat fantastis hampir 600% sehingga semua prodi memiliki mahasiswa aktif.

Sejalan dengan SK Dirjen Dikti Depdiknas R.I No.163/Dikti/Kep/2007 tanggal 29 November 2007, tentang penataan dan kodifikasi program studi pada perguruan tinggi. Maka Fakultas Pertanian UMSU yang saat itu mengelola empat program studi/jurusan yakni : Agronomi, HPT (Hama dan Penyakit Tumbuhan), SEP (Sosial Ekonomi Pertanian)/Agrobisnis dan THP (Teknologi Hasil Pertanian), melakukan penataan prodi dimulai tahun akademik 2009/2010.

Prodi baru dari penataan tersebut adalah : Agroekoteknologi (penataan Agronomi dan HPT), Agribisnis (penataan SEP/Agrobisnis) dan Ilmu dan Teknologi Pangan (penataan Teknologi Hasil Pertanian/THP). Saat ini fakultas yang dipimpin oleh salah seorang alumninya yakni **Ir.Alridiwirsah, M.M**, dan merupakan alumni pertama yang menjadi dekan Fakultas Pertanian UMSU tersebut mengasuh ± 600 mahasiswa aktif dari 3 prodi penataan dan 4 prodi yang ada sebelumnya (mahasiswa angkatan 2008 dan di atasnya), yang pada tahun ajaran 2010/2011 sedang diajukan reakreditasi ke BAN PT.

Fakultas yang pernah menjadi fakultas terfavorit dengan segundang prestasi dan jumlah mahasiswa terbanyak di UMSU ini sejak berdirinya pada tahun 1977 diselenggarakan di kampus I (kampus teladan, kampus kenangan) Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan. Dalam rangka efisiensi dan efektifitas pelayanan kepada mahasiswa maka sejak tanggal 18 Agustus 2005 Gedung Perkuliahan Fakultas Pertanian UMSU dipindahkan ke Kampus III Jalan Mukhtar Basri Nomor 3 Medan 20238, menempati ruang lantai II gedung D, sementara laboratoriumnya masih tetap di kampus I.