Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FAPERTA UMSU) kembali menorehkan inovasi melalui pengembangan demplot Padi Apung varietas Mentik Susu yang dibudidayakan di parit Kampus Utama UMSU. Inovasi ini membuktikan bahwa lahan dan perairan terbatas di kawasan perkotaan dapat dimanfaatkan secara produktif sebagai sumber pangan alternatif.
Setelah 90 Hari Setelah Tanam (HST), FAPERTA UMSU berhasil melaksanakan panen padi apung dengan hasil yang memuaskan. Tanaman tumbuh optimal, malai terisi baik, serta kualitas gabah menunjukkan potensi produksi yang menjanjikan meskipun dikembangkan di lingkungan urban.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen FAPERTA UMSU dalam menghadirkan solusi pertanian modern dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pemanfaatan ruang sempit dan perairan sebagai media budidaya yang inovatif. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan perkotaan.

Padi Apung UMSU diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi masyarakat urban dalam memanfaatkan setiap jengkal lahan dan perairan yang tersedia, guna mewujudkan kemandirian pangan Indonesia 🌱🇮🇩

