Medan — Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melaksanakan Leadership Management Training (LMT) UMSU pada 7–9 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan dan pengelola institusi di lingkungan UMSU, mulai dari Rektor dan jajaran pimpinan universitas, pimpinan fakultas, Ketua Program Studi, hingga pengurus lembaga.
Fakultas Pertanian (Faperta) UMSU turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut melalui jajaran pimpinan fakultas dan pengelola program studi. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen Faperta UMSU dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan manajerial, sekaligus memperkuat kualitas tata kelola fakultas dan program studi.
Leadership Management Training menjadi ruang pengembangan kapasitas bagi para pimpinan dalam memperkuat kompetensi kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi, koordinasi, serta pengambilan keputusan. Melalui rangkaian materi dan aktivitas pelatihan, peserta didorong untuk memahami peran strategis seorang pemimpin dalam mengelola organisasi dan mengarahkan seluruh sumber daya untuk mencapai tujuan institusi.
Selain memperkuat kompetensi individual, kegiatan LMT juga menjadi momentum untuk membangun kesamaan visi, sinergi, dan kolaborasi antarpengelola di berbagai unit kerja UMSU. Keterlibatan unsur universitas, fakultas, program studi, dan lembaga dalam satu forum memungkinkan terbangunnya komunikasi yang lebih kuat serta pemahaman yang lebih selaras terhadap arah pengembangan UMSU.

Bagi Faperta UMSU, kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kapasitas jajaran pimpinan dalam menghadapi dinamika pengelolaan pendidikan tinggi. Kepemimpinan yang efektif tidak hanya berkaitan dengan kemampuan administratif, tetapi juga mencakup kemampuan membangun budaya kerja yang positif, mengembangkan sumber daya manusia, mendorong inovasi, meningkatkan mutu akademik, serta memastikan setiap program berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
Melalui Leadership Management Training, UMSU terus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia pada level pimpinan dan pengelola institusi. Kompetensi kepemimpinan yang semakin baik diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Partisipasi Faperta UMSU dalam kegiatan LMT menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat tata kelola dan kepemimpinan fakultas. Bekal yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam pengelolaan fakultas dan program studi, sehingga semakin mampu memberikan layanan akademik dan kelembagaan yang berkualitas serta mendukung pencapaian visi dan misi UMSU.

