Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FAPERTA UMSU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung isu strategis global melalui penyelenggaraan Public Lecture bertajuk “Synergies for a Food-Secure Future”. Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi akademik lintas negara yang melibatkan akademisi dari Indonesia, Brunei Darussalam, dan Filipina, dengan satu tujuan bersama: memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan.
Kuliah umum ini menghadirkan tiga narasumber internasional, yaitu Dr. Dafni Mawar Tarigan (Indonesia), Dr. Rose Abdullah (Brunei Darussalam), dan Dr. Eluisa E. Vilamor (Philippines). Ketiganya berbagi perspektif, pengalaman, serta pendekatan ilmiah terkait tantangan dan peluang ketahanan pangan di masing-masing negara, sekaligus menekankan pentingnya sinergi regional dalam menghadapi isu pangan global.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Syaiful Amri Saragih, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMSU, dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen dari berbagai program studi di lingkungan UMSU. Diskusi berlangsung interaktif dan menyoroti solusi lintas batas negara berbasis riset, inovasi, serta kemitraan akademik.
Public Lecture ini secara nyata merefleksikan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals). Melalui kegiatan ini, FAPERTA UMSU menegaskan bahwa kolaborasi internasional merupakan kunci dalam menjawab tantangan pangan yang semakin kompleks di era global.
FAPERTA UMSU menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta atas kontribusi ilmu, gagasan, dan semangat kolaboratif yang dibagikan. Ke depan, diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun jejaring akademik internasional yang berkelanjutan demi masa depan pangan yang lebih aman dan berkelanjutan.

