• id
    • ar
    • en
    • id
Fakultas Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Fakultas Pertanian
    • Tujuan dan Sasaran Fakultas
    • Pimpinan
    • Daftar Dosen
  • Program Studi
    • Agribisnis
      • Berita
    • Agroteknologi
      • Berita
    • Teknologi Hasil Pertanian
      • Berita
  • Jadwal
    • Jadwal Perkuliahan
    • Jadwal UTS & UAS
  • Mahasiswa
    • Seminar Proposal
    • Seminar hasil
    • Sidang
    • Pendaftaran Program KKNT
    • Pendaftaran Program Wirausaha
    • Pendaftaran Program Magang
    • Surat Permohonan
    • Pengajuan Judul Penelitian
    • Pengajuan Transkrip Nilai
    • Praktik Kerja Lapang (PKL)
  • Alumni
    • Web UMSU
    • Jurnal
  • ICoSA
  • Moringa Center (Pusat Studi Kelor)
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Fakultas Pertanian
    • Tujuan dan Sasaran Fakultas
    • Pimpinan
    • Daftar Dosen
  • Program Studi
    • Agribisnis
      • Berita
    • Agroteknologi
      • Berita
    • Teknologi Hasil Pertanian
      • Berita
  • Jadwal
    • Jadwal Perkuliahan
    • Jadwal UTS & UAS
  • Mahasiswa
    • Seminar Proposal
    • Seminar hasil
    • Sidang
    • Pendaftaran Program KKNT
    • Pendaftaran Program Wirausaha
    • Pendaftaran Program Magang
    • Surat Permohonan
    • Pengajuan Judul Penelitian
    • Pengajuan Transkrip Nilai
    • Praktik Kerja Lapang (PKL)
  • Alumni
    • Web UMSU
    • Jurnal
  • ICoSA
  • Moringa Center (Pusat Studi Kelor)
No Result
View All Result
Fakultas Pertanian
No Result
View All Result

Menutup Akhir 2021, Mentan Lepas Ekspor Pertanian Senilai Rp. 14.4 Trilun

Admin UPT by Admin UPT
10 January 2022
in Berita
0
Menutup Akhir 2021, Mentan Lepas Ekspor Pertanian Senilai Rp. 14.4 Trilun
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sobat UMSU, pada tahu gak nih ?

Bahwa Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menjelang penutupan akhir tahun 2021 melakukan ekspor produk pertanian dari 34 provinsi yang volumenya mencapai 1,3 juta ton, senilai Rp 14,4 triliun ke 124 negara.

“Menutup akhir tahun 2021 ini kita melakukan giat ekspor serentak dari 34 provinsi pintu ekspor secara live sebanyak 1,3 juta ton senilai Rp 14,4 triliun ke 124 negara tujuan ekspor. Ini membuktikan tidak ada daerah yang tidak melakukan ekspor. Tahun depan wujudkan kita ekspor 3 kali lipat dari ini,” kata Mentan SYL pada acara Gebyar Ekspor di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, yang digelar secara virtual, Jumat (31/12/2021).

SYL menegaskan sektor pertanian menjadi penyangga utama pertumbuhan ekonomi nasional dalam 2 tahun terakhir, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Pasalnya, berdasarkan data BPS, hanya PDB di sektor pertanian yang pertumbuhanya  positif pada kuartal II 2020 yakni 16,4 persen, sementara sektor lainnya mengalami kontraksi.

“Kemudian nilai ekspor pertanian Januari-Desember 2021 sebesar Rp 451,77 triliun naik 15,79 persen dibanding 2019 yang hanya Rp 390,19 triliun,” kata Mentan.

Tambahnya,  ia mengatakan bahwa selama 2 tahun terakhir ini tidak ada impor beras yang diterima. Dan di tahun ini Indonesia mendapatkan surplus beras sebanyak 9 juta ton.

“Kinerja sektor pertanian pun ditunjukan tidak ada impor beras dalam 2 tahun terakhir ini. Dan kita tahun ini punya surplus beras 9 juta ton. Oleh karena itu, untuk memperkuat sektor pertanian ke depannya kami butuh pengawalan dari kepolisian,” sambung Mentan.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atas capaian Kementerian Pertanian (Kenentan) yang mampu menjadikan sektor pertanian sebagai panopang pertumbuhan ekonomi nasional selama pandemi Covid-19.

Apalagi ini dicapai di masa pandemi Covid-19, dunia mengalami kesulitan dan pertumbuhan ekonomi di semua sektor mengalami kontraksi. Namun Kementerian Pertanian justru melakukan memberikan pertumbuhan yang luar biasa dibuktikan dengan surplus nilai ekspornya,” ujarnya.

Sigis mengatakan pihak kepolisian siap bersinergi dengan Kementerian Pertanian untuk melakukan pengawalan sehingga memperkuat stok pangan nasional.

“Dan tadi Pak Menteri sampaikan di tahun 2022 merencanakan ekspor beras, jika ini terjadi tentunya memecahkan rekor. Adanya stok beras 9 juta tentu membuat negara ini tenang dan tidak perlu impor,” ucap dia.

Tags: covid-19eksporPertanianSyahrul Yasin Limpoumsu
Previous Post

Potensi Wisata Agro Terhadap Pariwisata Indonesia

Next Post

10 Januari jadi Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia

Next Post
10 Januari jadi Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia

10 Januari jadi Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By Categories

  • Agenda
  • Agribisnis
  • Agroteknologi
  • Berita
  • Edukasi
  • fakultas
  • Info Akademik
  • Info Penting
  • Kegiatan Mahasiswa
  • Moringa Center
  • Opini
  • Prestasi
  • Teknologi Hasil Pangan
  • Uncategorized
  • Video
umsu-kampus-terbaik-di-medan

Kampus Utama

Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238
Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

Kampus Kedokteran

Jl. Gedung Arca No. 53 Medan 20217
Sumatera Utara, Indonesia
Telp. 061-7350163, 7333162
Fax.061-7363488

Kampus Pascasarjana

Jl. Denai No. 217, Medan, Sumatera Utara
Telp : 061-88811104

© 2022 UMSU - Unggul Cerdas Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Fakultas Pertanian
    • Tujuan dan Sasaran Fakultas
    • Pimpinan
    • Daftar Dosen
  • Program Studi
    • Agribisnis
      • Berita
    • Agroteknologi
      • Berita
    • Teknologi Hasil Pertanian
      • Berita
  • Jadwal
    • Jadwal Perkuliahan
    • Jadwal UTS & UAS
  • Mahasiswa
    • Seminar Proposal
    • Seminar hasil
    • Sidang
    • Pendaftaran Program KKNT
    • Pendaftaran Program Wirausaha
    • Pendaftaran Program Magang
    • Surat Permohonan
    • Pengajuan Judul Penelitian
    • Pengajuan Transkrip Nilai
    • Praktik Kerja Lapang (PKL)
  • Alumni
    • Web UMSU
    • Jurnal
  • ICoSA
  • Moringa Center (Pusat Studi Kelor)

© 2025 Faperta UMSU.